BPOM di Tulang Bawang dengan menggandeng Pemerintah Daerah Mesuji lakukan Sinergisme dan kolaborasi dalam rangka penguatan pengawasan Obat dan Makanan di Kabupaten Mesuji. Upaya ini dilakukan melalui audiensi yang dilakukan BPOM di Tulang Bawang bersama Bupati Mesuji dan Sekretaris Daerah Mesuji yang dilaksanakan pada senin (28-07.2025) di ruang pertemuan Bupati Kabupaten Mesuji.
Dalam audiensinya, Kepala Balai POM di Tulang Bawang menyampaikan beberapa hal terkait upaya penguatan pengawasan Obat dan Makanan di Kabupaten Mesuji. Langkah ini diambil sbagai upaya menjalin sinergisme dan kolaborasi untuk terus dijaga dan ditingkatkan karna telah terjalin hubungan baik dengan pemerintah daerah Mesuji di tahun sebelumnya. Penguatan ini diwujudkan dengan komitmen Balai POM di Tulang Bawang melalui layanan informasi dan pengaduan di MPP Mesuji, komitmen pendampingan UMKM yang akan naik kelas sesuai pedoman yang ada di kabupaten Mesuji, pengawasan sarana produksi dan distribusi Obat dan Makanan yang telah berjalan dan akan terus ditingkatkan, kolaborasi lintas sektor melalui pembentukan TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stanting), dan Tim Gerak Cepat Keracunan Pangan. Selain itu juga Balai POM di Tulang Bawang juga berharap adanya kebijakan dari pemerintah daerah dalam menyusun dan menetapkan regulasi AMR (Anti Microbial Resistent) yang dinilai memiliki peran penting dalam upaya penguatan peredaran antibiotic di Masyarakat.
Menindaklajuti hal ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji siap bersinergi dan berkolaboraasi bersama untuk mensukseskan penguatan pengawasan Obat dan Makanan di Kabupaten Mesuji. Untuk itu, Pemerintah daerah akan segera menindaklanjuti hal – hal yang menjadi pointer audiensi bersama. Salah satu prioritasnya yaitu dengan pembentukan tim TGC KLB KP, tim TPPS dan rencana pembentukan kebijakan AMR. Kolaborasi ini juga akan diperkuat dengan koordinasi bersama lintas sektor / dinas terkait dalam upaya pengawalan, penguatan dan keberlanjutan penguatan pengawasan Obat dan Makanan.[EH]