Loka POM di Tulang Bawang Live Talkshow Bersama Dinas PPPA, Pramuka POM dan Forum Anak Daerah Tulang Bawang

25-08-2023 Loka POM di Kabupaten Tulangbawang Dilihat 1235 kali

Tulang Bawang - Jajanan pangan siap saji menjadi penyebab kedua tertinggi kasus keracunan pangan (BPOM, 2018), dimana pangan siap saji banyak dijajakan di sekolah-sekolah. Sehingga pentingnya edukasi dalam memilih pangan jajanan anak sekolah aman agar terhindar dari resiko yang membahayakan kesehatan. Salah satu kegiatan edukasi yang dilakukan Loka POM di Kabupaten Tulang Bawang melalui media Radio dalam Live Talkshow di Radio BAS FM 103.3 Mhz Tulang Bawang, Kamis (24/08/2023) sore pukul 15.00 WIB dengan penyiar Kaka.

Pemberian materi oleh Kepala Loka POM di Tulang Bawang, Adjis Sandjaya, sekaligus sebagai narasumber utama. Kegiatan ini bersinergi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPPA), dalam hal ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas PPPA, Rina Kusumawardani. Serta turut mengajak Adik-adik anggota SAKA POM (Satuan Karya Pengawasan Obat dan Makanan) dan Forum Anak Daerah Tulang Bawang, sebagai wujud kolaborasi pengawasan jajanan anak sekolah Loka POM di Tulang Bawang dengan Dinas PPPA dalam rangka perlindungan terhadap anak dari pangan jajanan yang berisiko terhadap kesehatan.

“Kegiatan pengawasan jajanan anak dilakukan di sekolah salah satunya sebagai bentuk kesetaraan peran dan hak anak mendapatkan perlindungan dari pangan jajanan yang tidak aman. Serta lebih mudah mengorganisir anak-anak sebagai audiens, mudah dalam berkoordinasi dengan pihak sekolah dan dapat menyesuaikan pembinaan dan pengawasan di sekolah yang tidak hanya ke murid, tapi juga menjangkau guru dan penjual makanan baik di kantin sekolah maupun sekitar sekolah.” menurut Pak Adjis.  

Menurut Ibu Rina selaku Kepala Dinas PPPA Tulang Bawang “Kami berterimakasih kepada Loka POM yang telah berkolaborasi dengan Dinas PPPA dan mengajak Forum Anak Daerah dalam kegiatan ini. Adanya kegiatan ini sangat positif sekali, dimana anak-anak yang semula tidak tahu mana jajanan yang sehat kini menjadi cermat dan pintar untuk memilih makanan jajanan yang sehat.”  

Pemberian materi seputar bahan berbahaya yang disalahgunakan pada pangan, dimana bahan berbahaya yang masih sering disalahgunakan pada produk pangan ialah Formalin, Boraks, Pewarna Tekstil Warna Merah (Rhodamin B) dan Pewarna Tekstil Warna Kuning (Methanil Yellow). Serta makanan yang aman adalah makanan yang bebas dari bahaya cemaran biologi, bahaya cemaran kimia, dan bahaya cemaran fisik. Materi tersebut sudah diperkenalkan kepada Adik-adik anggota SAKA POM dan Forum Anak Daerah melalui kegiatan Pelatihan mengenal bahan berbahaya pangan termasuk melatih dalam melakukan uji cepat 4 bahan berbahaya pada pangan tersebut.

Tak hanya itu, Loka POM di Tulang Bawang bersama Adik-adik anggota SAKA POM dan Forum Anak Daerah Tulang Bawang pun turun langsung melakukan pengawasan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) serta menguji cepat jajanan anak sekolah tersebut pada 11 Sekolah Dasar wilayah Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, sebanyak 142 sampel jajanan yang dilakukan uji cepat dengan hasil tidak ada jajanan yang mengandung bahan berbahaya pangan.

Turut serta Adik Pramuka anggota SAKA POM, Dimas, menjelaskan pengalamannya ikut kegiatan mobil laboratorium keliling Loka POM di Kabupaten Tulang Bawang dan melakukan Uji Cepat sampel makanan. Dan dari Forum Anak Daerah Kabupaten Tulang Bawang, Muhammad Iqbal, memaparkan kegiatannya bersama Pramuka SAKA POM hadir sebagai Pelopor yang memberikan edukasi dan sebagai Pelapor yang melaporkan jika menemukan hal-hal atau bahan berbahaya.

Pak Adjis turut memaparkan seputar Gula Garam Lemak (GGL) dimana bahan tambahan aman yang sering digunakan pada makanan namun dapat berisiko kesehatan jika berlebih dalam mengonsumsinya. “Gula Garam Lemak yang kadang tidak kita sadari kita tidak boleh banyak-banyak konsumsi. Gula yang pertama maksimal 4 sendok makan per orang per hari, Garam maksimal 1 sendok teh dari keseluruhan, Lemak maksimal 5 sendok makan. Kedepannya selain bahan berbahaya, kami akan memberikan edukasi seputar Gula Garam Lemak (GGL) ini kepada anak-anak agar tidak berlebihan dalam konsumsi. Kemudian akan berikan edukasi juga terkait Pencegahan Stunting dimana peran anak-anak ini nantinya akan menjadi orang tua sehingga dapat menghindari anak-anak alami pertumbuhan yang kurang dan kurang gizi.”

Kepala Dinas PPPA pun menghimbau “Ketika kita berbicara tentang makanan dan anak, jika makanan yang dikonsumsi sehat maka anak akan sehat, bahagia dan tumbuh dengan pesat dan maksimal. Tapi dengan makanan yang dikonsumsi anak-anak banyak mengandung pengawet dan tidak sehat maka anak tidak bisa tumbuh dengan baik.” 

Kepala Dinas PPPA pun menghimbau “Ketika kita berbicara tentang makanan dan anak, jika makanan yang dikonsumsi sehat maka anak akan sehat, bahagia dan tumbuh dengan pesat dan maksimal. Tapi dengan makanan yang dikonsumsi anak-anak banyak mengandung pengawet dan tidak sehat maka anak tidak bisa tumbuh dengan baik.”

Diharapkan dengan adanya sinergi Loka POM di Kabupaten Tulang Bawang dan Dinas PPPA bersama anggota Pramuka SAKA POM dan Forum Anak Daerah menjadi Pelopor dan Pelapor bahan berbahaya yang disalahgunakan pada pangan sehingga dapat mengenali jajanan aman dan bebas bahan berbahaya pangan serta terhindar dari resiko yang membahayakan kesehatan. [OT]

Sarana