Kepala LOKA POM Tulang Bawang Komitmen Dukung Kabupaten Tulang Bawang Layak Anak 2024

22-01-2024 Umum Dilihat 1237 kali

Tulang Bawang – Torehan prestasi diukir oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Tulang Bawang pada tahun 2023 yakni meraih Penghargaan Kabupaten/kota Layak Anak (KLA) dengan Predikat Nindya. Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Loka POM Tulang Bawang ikut serta Rapat Gugus Tugas dalam Rangka Evaluasi Capaian KLA Tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kab. Tulang Bawang di ruang rapat Sekretaris Daerah pada Senin (22/01/2024).

Penjabat Bupati Tulang Bawang Bapak Drs. Qudrotul Ikhwan,MM. menyampaikan bahwa capaian ini harus ditingkatkan, dan untuk melaksanakan pembangunan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) harus melibatkan semua OPD, oleh karena itu semua harus bergerak. Penjabat Bupati sangat serius mempersiapkan hal tersebut sebagaimana disampaikan pula oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kab Tulang Bawang Herlinawati Qudrotul. Hal tersebut untuk mempersiapkan generasi Terbaik Kabupaten Tulang Bawang.

Dalam Kegiatan ini hadir pula sebagai Narasumber Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung Dr. Fitrianita Damhuri S.STP. M.Si. Beliau menyampaikan Evaluasi KLA Tahun 2023, Indikator KLA, dan peran setiap lintas sektor dalam pencapaian indikator KLA.

Kepala Loka POM Kab. Tulang Bawang Adjis Sandjaya dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Loka POM Kab. Tulang Bawang berkomitmen mendukung pencapaian KLA melalui  indikator Kesehatan Dasar dan Kesejahteraan (Kluster III) dan Pendidikan, Pemanfaatan Waktu Luang, dan Kegiatan Budaya, yakni pada kegiatan pengawasan iklan rokok bagi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Iklan Promosi Sponsor (IPS), serta program inovasi Forum Anak Bergerak Aktif Mengedukasi dan Saka POM Bergerak Aktif Mengedukasi untuk memastikan jajanan pangan sekolah bebas bahan berbahaya.

Menanggapi hal tersebut, Fasilitator Kementerian PPPA Akhmad Ashari menanggapi bahwa hal tersebut merupakan kegiatan yang betul dapat mendukung indikator penilaian KLA.

Menanggapi hal tersebut, Fasilitator Kementerian PPPA Ahmad Ashari menyampaikan kegiatan tersebut dapat menjadi penilaian KLA. "Betul kegiatan tersebut dapat diusulkan dalam penilaian KLA, tentu dengan adanya peran BPOM akan menunjang penilaian menjadi lebih baik lagi." sampainya.

Melalui peran kita semua, Loka POM Tulang Bawang ikut serta berkomitmen penuhi hak anak dengan wujudkan Tulang Bawang Kabupaten Layak Anak (KLA).

Sarana