Balai POM Tulang Bawang Tingkatkan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Penguatan Pengawasan Obat dan Makanan

30-09-2025 Balai Besar/Balai POM Dilihat 146 kali

Tulang Bawang – Kepala Balai POM Tulang Bawang, Rahmat Hidayat, S.Farm., Apt., M.Pharm.Sci., melaksanakan koordinasi lintas sektor bersama Dinas Perikanan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tulang Bawang Barat, Selasa (30/92025). Pertemuan ini berlangsung produktif dengan membahas sinergi dalam peningkatan kualitas UMKM perikanan serta strategi edukasi kepada masyarakat dan penyebarluasan informasi.

Dari Dinas Perikanan hadir Kepala Dinas, Iskandar Jahri, bersama Kabid Patria Sanjaya Satyono Jati M. dan penyuluh perikanan, Pak Winarto Santoso.  Kadis Perikanan menegaskan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan UMKM khususnya sektor perikanan. “Kami siap mendukung melalui sarana prasarana agar UMKM olahan ikan dapat tumbuh dan berdaya saing,” ungkapnya.

Kepala Balai POM Tulang Bawang menyambut baik sinergi ini dengan menawarkan dukungan berupa bimbingan teknis (Bimtek) bagi UMKM. “Balai POM siap mendampingi UMKM dalam memenuhi standar keamanan pangan melalui pelatihan CPPOB, pendaftaran izin edar MD, hingga fasilitasi sarana produksi produk oalahan ikan,” jelas Rahmat. Saat ini, tercatat ada 25 UMKM olahan ikan segar kemasan yang potensial untuk ditingkatkan kualitas produknya.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Diskominfo Tulang Bawang bersama Plt. Kepala Dinas Fajril Hikmah. Kerja sama difokuskan pada pemanfaatan media komunikasi publik, termasuk melalui program podcast, untuk menyebarkan informasi keamanan pangan dan pengawasan obat, serta media sosial dan integrasi kanal subsite.

Kegiatan ditutup dengan pertemuan dengan Bupati Tulang Bawang Barat Novriawan Jaya. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai POM juga menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah daerah, serta melaporkan pelaksanaan Program Prioritas Nasional (PRO PN) di Tulang Bawang Barat dan menindaklanjuti arahan Bupati telah terbentuk 30 orang anggota Saka POM, serta permohonan dukungan terkait penerbitan surat edaran mengenai larangan penjualan antibiotik tanpa resep dokter sebagai upaya pengendalian Antimicrobial Resistance (AMR).

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat pembinaan UMKM, memperluas jangkauan edukasi masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan keamanan pangan dan obat yang lebih baik di Kabupaten Tulang Bawang Barat.[NI]

Sarana