Balai POM di Tulang Bawang Hadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program MBG Tahun 2025 dan Persiapan Tugas Satgas MBG Tahun 2026

02-02-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 101 kali

Tulang Bawang - Balai POM di Tulang Bawang hadir pada Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun 2025 dan Persiapan Tugas Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Tahun 2026 di Kantor Bupati Kabupaten Tulang Bawang yang dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung melalui zoom meeting pada Senin (02/02/2026).

Pada rapat tersebut didapatkan bahwa permasalahan utama dalam pelaksanaan SPPG Kabupaten Tulang Bawang saat ini masih berfokus pada kesiapan operasional yang belum merata di seluruh wilayah. Dari sisi sistem, baru 2 SPPG yang telah memiliki SIHS, sementara 34 SPPG lainnya masih dalam tahap pemenuhan. Selain itu, pengelolaan IPAL limbah belum berjalan secara maksimal sehingga memerlukan penguatan untuk menjamin keberlanjutan dan kepatuhan terhadap standar lingkungan. Di lapangan juga masih ditemukan tumpang tindih wilayah penerima manfaat, seperti antara SPPG Panca Karsa Purna Jaya dan wilayah Tulang Bawang Barat, serta SPPG di wilayah 3T yang belum dapat beroperasi karena proses appraisal yang belum selesai. Keterbatasan sarana pendukung, ketersediaan SDM tersertifikasi, serta perlindungan tenaga kerja menjadi tantangan yang terus diupayakan untuk diperbaiki secara bertahap dan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, total penerima manfaat yang telah terdata mencapai 107.508 orang, yang menjadi dasar komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas layanan, pemerataan akses, dan perlindungan tenaga kerja demi mewujudkan SPPG yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan. 

Selanjutnya, upaya yang akan dilakukan pemerintah Daerah dan KL termasuk di dalamnya BPOM akan berfokus pada percepatan SPPG dalam pemenuhan SIHS, penyelesaian proses appraisal, optimalisasi pengelolaan IPAL, serta penataan wilayah penerima manfaat agar lebih tertib dan tepat sasaran. Peningkatan kapasitas SDM melalui sertifikasi, pemenuhan sarana pendukung, dan penguatan perlindungan tenaga kerja juga akan menjadi prioritas utama. Dengan sinergi seluruh pemangku kepentingan, SPPG diharapkan mampu menghadirkan layanan yang semakin berkualitas, merata, dan berkelanjutan.[MK]

Sarana