Tulang Bawang Barat (25/03/2025) – Dalam rangka menyamakan persepsi dan menggalang komitmen untuk turut mensukseskan Program Prioritas Nasional Badan POM, Balai POM di Tulang Bawang telah mengadakan Kegiatan Advokasi Lintas Sektor Program Prioritas Nasional Tahun 2025: Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan, Desa Pangan Aman, dan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, yang diselenggarakan di Aula Hotel Jasa Prima, Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari instansi-instansi terkait pengawalan program prioritas nasional ini, diantaranya Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulang Bawang Barat, serta UPTD di bawah naungan instansi tersebut, termasuk yang menjadi lokus pelaksanaan program-program ini.
Melalui sambutannya, Adjis Sandjaya, S.Si., yang telah resmi menjabat sebagai Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan di Kabupaten Bima, mewakili Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan di Kabupaten Tulang Bawang yang baru, Rahmat Hidayat, S.Farm., Apt., M.Pharm., Sci., menegaskan penetapan lokus pelaksanaan intervensi dan pengenalan singkat terkait program keamanan pangan yang menjadi prioritas nasional ini.
Bupati Tulang Bawang Barat diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ns. Majril, S.Kep., MM., dalam pembukaannya menyampaikan bahwa pemerintah daerah sangat menyambut baik dan mengapresiasi penetapan lokus dan pelaksanaan kegiatan penyuluhan keamanan pangan dalam rangka Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, dan Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan di Kabupaten Tulang Bawang Barat ini. “Saya berharap melalui kegiatan ini mampu mewujudkan perubahan pola pikir masyarakat tentang bagaimana pentingnya pangan dari segi higienis untuk menumbuhkan masyarakat yang sehat, bersih, dan cerdas. Salah satu peranan yang penting dalam mewujudkan Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman, dan Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan adalah keberadaan Kader dan Komunitas Keamanan Pangan yang aktif dalam mensosialisasikan dan membudayakan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mewujudkan keamanan pangan”, ujarnya. Beliau juga mengharapkan agar para Kader dan Komunitas Keamanan Pangan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat di bidang keamanan pangan baik dimulai dari sekolah, desa, hingga pasar, sehingga dapat melakukan pengawasan keamanan pangan secara mandiri, dalam upaya menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sampai tingkat perorangan sekaligus memperkuat ekonomi daerah kita tercinta ini.
Dari kegiatan ini dibutuhkan dan diharapkan peranan aktif, dukungan, dan komitmen dari seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan suksesnya pelaksanaan program prioritas yang menjadi agenda besar Balai Pengawas Obat dan Makanan di Tulang Bawang ini. Selain mampu meningkatkan kunjungan wisatawan baik lokal, nasional, dan diharapkan dapat membidik wisatawan mancanegara ke Kabupaten Tulang Bawang Barat ini, predikat-predikat tersebut juga mampu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, menjadi contoh dan motivasi bagi daerah lain, juga meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam perolehan pangan yang aman di lingkungan sekitarnya. [CC]