Bandar Lampung - Strategi Pengawasan Obat dan Makanan yang dilakukan BPOM salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dengan kolaborasi bersama lintas sektor. Pada Kamis (25/07/2024) pagi, Loka POM di Kabupaten Tulang Bawang melaksanakan KIE Pameran Interaktif Keamanan Obat dan Keamanan melalui SAKA Series PERANSAKA kepada seluruh peserta Kemah PERANSAKA di Perkemahan PERANSAKA Kwarda Provinsi Lampung, Kota Bandar Lampung.
Kegiatan KIE dihadiri oleh 200 orang peserta yang terdiri dari anggota Pramuka se-Provinsi Lampung yang merupakan perwakilan SAKA tiap Instansi, seperti SAKA Bhayangkara, Wira Kartika, Bahari, Bakti Husada, dan lainnya. Pemaparan materi tentang pengenalan SAKA POM dan penjelasan 3 Krida di SAKA POM, yaitu krida Pemantauan Obat dan Makanan, krida Informasi Obat dan Makanan, dan krida Sederhana Pengujian Obat dan Makanan.
Pada krida penyujian sederhana obat dan makanan dilakukan juga demo dengan uji 14 sampel jajanan pangan di lokasi kegiatan dan hasilnya seluruh sampel tidak mengandung bahan berbahaya (Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan Methanil Yellow).
Loka POM Tulang Bawang juga menghimbau untuk seluruh peserta kemah PERANSAKA tidak mudah percaya informasi tidak resmi terkait obat dan makanan aman, memastikan bukan kata orang, tapi KATA BPOM. Serta pastikan jajanan pangan, aman dari 3 cemaran pangan dan bahan berbahaya pangan. [OT]