BUDAYAKAN PANGAN JAJANAN AMAN, LOKA POM TULANG BAWANG EDUKASI 370 SISWA/I SDN 01 GUNUNG SAKTI

28-07-2023 Umum Dilihat 1323 kali

Tulang Bawang - Kebiasaan konsumsi anak sekolah yang umum diketahui adalah pangan jajanan yang biasanya diperoleh dari kantin sekolah maupun pedagang di sekitar sekolah. Sebagai salah satu upaya budayakan memilih pangan jajanan aman, Loka POM di Kabupaten Tulang Bawang menyelenggarakan Sosialisasi Keamanan Pangan Jajanan Sekolah dan dihadiri oleh 370 orang siswa/i dari kelas 1, 5, dan 6, serta guru SDN 01 Gunung Sakti pada Kamis (27/07/2023) pagi di SDN 01 Gunung Sakti Kabupaten Tulang Bawang.

Sosialisasi ini merupakan inisiasi dari sekolah dengan Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman komunitas sekolah terkait keamanan pangan jajanan di sekolah.

Kepala Sekolah SD 01 Gunung Sakti, Mardalena, S.Pd menyampaikan, “Kami melibatkan BPOM dengan tujuan agar dapat mengedukasi secara langsung sehingga makanan aman, sehat, dan bergizi di sekolah”. Kepada anak-anak diingatkan, “Perhatikan dan serap ilmu untuk diterapkan sehari-hari”.

Sosialisasi disampaikan oleh Kepala Loka POM Tulang Bawang, Adjis Sandjaya, S.Si. Hal-hal yang disampaikan dalam Sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah di antaranya adalah pengenalan pangan aman, minuman suplemen untuk anak-anak, dan budaya pangan aman dengan selalu cek KLIK (kemasan, label, izin edar, kedaluwarsa) sebelum membeli dan mengonsumsi pangan.

Pemaparan materi dikemas secara menarik dengan diselingi ice breaking sehingga peserta tetap antusias dan aktif mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Selain itu, ikut serta pula Kader Pramuka POM dan Forum Anak Daerah dalam kegiatan. Pengambilan sampel pangan jajanan juga dilakukan di sekolah tersebut, dan diujikan cepat sejumlah 27 sampel dengan parameter uji bahan berbahaya pangan Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan Methanyl Yellow.

Keamanan pangan dapat menjadi budaya jika masing-masing pribadi dapat mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi contoh bagi komunitasnya. Pangan Jajanan aman, generasi sehat berkualitas
.

Sarana